Pendidikan Agama Kristen sebagai Sarana Pembentukan Discernment Rohani: Eksegesis 1 Yohanes 4:1

Authors

  • Fersal Kinova Rivaldo Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung
  • Soleman Tinglioy Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung
  • Robet Matias Laumakan Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

DOI:

https://doi.org/10.69932/kardia.v4i1.61

Keywords:

guru Pendidikan Agama Kristen, discernment rohani,, 1 yohanes 4:1, teologi digital, Christian religious education, spiritual discernment, 1 John 4:1, exegesis, faith formation

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the role of Christian Religious Education (CRE) as a means for forming spiritual discernment based on an exegetical study of 1 John 4:1. The findings indicate that the command dokimazete ta pneumata (“test the spirits”) is a collective imperative that demands active and continuous engagement from the entire community of believers. Spiritual discernment in Scripture is understood as a Spirit-enabled capacity to evaluate teachings, spiritual experiences, and life decisions based on sound Christological confession and ethical fruit consistent with the Gospel. The study further reveals that spiritual discernment develops through the integration of wisdom, faith, and perseverance as complementary elements of spiritual formation. Pedagogically, CRE makes a strategic contribution by strengthening exegetically grounded theological understanding, cultivating mature and critical faith attitudes, and fostering sustained spiritual reflection. Therefore, CRE functions not merely as the transmission of religious knowledge but as a holistic faith formation process that nurtures believers’ spiritual sensitivity.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai sarana pembentukan discernment rohani berdasarkan eksegesis 1 Yohanes 4:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perintah “δοκιμάζετε τὰ πνεύματα” (ujilah roh-roh) merupakan imperatif kolektif yang menuntut tindakan aktif dan berkelanjutan dari seluruh komunitas orang percaya. Discernment rohani dalam Kitab Suci dipahami sebagai kemampuan yang bersumber dari Roh Kudus untuk menilai ajaran, pengalaman rohani, dan keputusan hidup berdasarkan pengakuan Kristologis yang benar serta buah kehidupan yang selaras dengan Injil. Penelitian ini juga menemukan bahwa discernment rohani bertumbuh melalui integrasi hikmat, iman, dan ketekunan sebagai unsur formasi spiritual yang saling melengkapi. Dalam kerangka pedagogis, PAK memiliki kontribusi strategis melalui penguatan pemahaman teologis berbasis eksegesis, pembentukan sikap iman yang kritis dan dewasa, serta pembiasaan refleksi rohani yang berkelanjutan. Dengan demikian, PAK berfungsi sebagai proses formasi iman yang holistik untuk membangun kepekaan rohani orang percaya

References

Boiliu, Fredik Melkias, and Meyva Polii. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Di Era Digital Terhadap Pembentukan Spiritualitas Dan Moralitas Anak.” IMMANUEL: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 76–91.

Darwin, Muhammad, Marianne Reynalda Mamondol, Salman Alparis Sormin, Yuliana Nurhayati Tambunan, Diana Sylvia, I Made Dwi Mertha Adnyana, Budi Prasetiyo, Pasionsta Vianitati, Antonius Adolf Gebang, and Toman Sony Tambunan. “Review Buku: Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif” (2021).

Dwi Lestariningsih. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Membangun Kesadaran Spiritualitas Peserta Didik.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2024): 204–213.

Halawa, Arismawati, and Malik Bambangan. “Pemahaman Teologis Tentang Karunia Roh Kudus Dalam 1 Korintus 12: 4-11: Perspektif Alkitabiah Dan Aplikasinya.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik 3, no. 1 (2025): 55–67.

Hardiyanto, Gideon. “Pentingnya Hikmat Dalam Menghadapi Keadaan Yang Serba Sulit: Refleksi Surat Yakobus.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani 1, no. 2 (2021): 136–152.

Honggo, Armin. “Pembentukan Pemimpin Rohani Melalui Latihan-Latihan Rohani Model Ignatius Loyola Dan Relevansinya Bagi Pengembangan Kepemimpinan Awam Di Gereja Kristen Indonesia Pekanbaru.” Sekolah Tinggi Teologi SAAT Malang, 2022.

Leuna, Juan Veron, and Jemmy C Najoan. “Dosa Yang Mendatangkan Maut Dan Dosa Yang Tidak Mendatangkan Maut: Analisa Berdasarkan Konteks Dosa Dalam Buku 1 Yohanes.” Journal on Education 5, no. 4 (2023): 16437–16446.

Maharani, Ni Kadek Putri, Esti Regina Boiliu, and Reni Triposa. “Navigasi Digital Dan Spiritualitas Remaja: Peran Pendidikan Kristen Di Tengah Arus Teknologi.” GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies 4, no. 1 (2024): 20–27.

Nababan, Samuel, Emma Sianturi, Dyoys Anneke Rantung, Lamhot Naibaho, and Esti Regina Boiliu. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Teknologi Bagi Remaja Di Era Digital.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen 3, no. 2 (2023): 205–217.

Panggabean, Lenny Susi R. “Kristologi Yohanes: Suatu Perlawanan Terhadap Kristologi Docetisme.” KERUGMA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 6, no. 1 (2024): 15–26.

Sarman Parhusip Nainggolan. “Pengaruh Ajaran Sesat Di Lingkungan Gereja Merupakan Ujian Kemurnian Dari Ajaran Rasuli Terhadap Ajaran Gereja Yang Sehat Masa Kini.” TLUTUH SAWO: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Humaniora 7, no. 2 (2023): 31.

Sitinjak, Johan Natanael, and Otieli Harefa. “Kekuatan Roh Kudus: Membangun Iman Di Tengah Keterbatasan Dan Ketidakpastian Zaman Modern.” Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya 2, no. 2 (2025): 150–161.

Telaumbanua, Andrika, Naomi Wahyuni Samangilailai, and Windya Permai Br Sirait. “Kajian Teologis: Tentang Konsep Kasih Terhadap Sesama Dalam Injil 1 Yohanes 4: 7-8 Dan Relevansinya Bagi Umat Kristiani.” Jurnal Magistra 2, no. 4 (2024): 84–91.

Tonapa, Damaris, Ribka Esther Legi, Anatje Ivone, Sherly Lumantow, Yahya Herman, Anastacia Jennifer, Alexandrina Mailoor, Sekolah Tinggi, Teologi Transformasi, and Indonesia Manado. “Membangun Karakter Kristiani Melalui Agama Kristen Building Christian Character Through a Contextual Approach In.” Jurnal Excelsior Pendidikan 6, no. 1 (2025).

Waruwu, Yurniwati, and Malik Bambangan. “Ketekunan Dalam Iman: Eksplorasi Teologis Pengharapan Kristen Ditengah Ujian Berdasarkan Yakobus 1: 2-3.” Jurnal Silih Asuh: Teologi dan Misi 2, no. 1 (2025): 22–33.

Widiastuti, Maria. “Penelaahan Alkitab (PA) Sebagai Upaya Pembentukan Spiritualitas Remaja Di GMI Ressort Tarutung.” Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 2 (2023): 409–424.

Yohanes, Juarita, Ruat Diana, and Franciska Meri Andani. “Dampak Konsumsi Konten Digital Terhadap Kehidupan Rohani Pemuda Kristen.” In Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3:27–38, 2025.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Pendidikan Agama Kristen sebagai Sarana Pembentukan Discernment Rohani: Eksegesis 1 Yohanes 4:1. (2026). KARDIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(1), 51-63. https://doi.org/10.69932/kardia.v4i1.61