Kajian Ekofeminisme

Diskursus Ekologis dalam Bingkai Teologi Feminis

Authors

  • Yornan Masinambow STAK Reformed Remnant Internasional Minahasa

DOI:

https://doi.org/10.69932/kardia.v1i1.5

Keywords:

Ecofeminism, Women, Natural, Feminist Theology

Abstract

Abstract: The purpose of this article is to describe analytically-critically the feminist theology (of women) and nature (ecology) that produces the conceptual movement of ecofeminism. Women and nature both suffer from injustice and oppression, and therefore the ecofeminism movement makes a theologically constructive contribution. A qualitative method is used in this article with a content analysis approach in discussing and then analyzing phenomena related to ecology and feminism. The results of this study show that ecofeminism fights for the life of creation from the Creator, especially nature and women who experience subordination through existing hierarchical structures. Ecofeminism also emphasizes the importance of humans to maintain and preserve nature as well as possible. Ecofeminism offers an attitude to be transformative, cooperative, and participatory in building a harmonious world equally between nature and humans, both women and men.

Abstrak: Tujuan dari artikel ini adalah menjabarkan secara analitis-kritis tentang teologi feminis (perempuan) dan alam (ekologi) yang menghasilkan gerakan konseptual ekofeminisme. Perempuan dan alam sama-sama mendapatkan ketidakadilan dan penindasan, dan oleh karenanya gerakan ekofeminisme ini memberikan kontribusi yang konstruktif secara teologis. Metode kualitatif digunakan dalam artikel ini dengan pendekatan analisis konten dalam mendiskusikan kemudian menganalisa fenomena terkait ekologi dan feminisme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekofeminisme memerjuangkan kehidupan ciptaan dari Sang Pencipta khususnya alam dan perempuan yang mengalami subordinasi lewat struktur hierarkis yang ada. Ekofeminisme juga menekankan bahwa pentingnya manusia untuk memelihara dan melestarikan alam sebaik mungkin. Ekofeminisme menawarkan sikap untuk menjadi transformatif, kooperatif, dan partisipatif dalam membangun dunia yang harmonis secara setara antara alam dan manusia baik perempuan maupun laki-laki.

References

Astuti, Tri Marhaeni Pudji. “Ekofeminisme Dan Peran Perempuan Dalam Lingkungan.” Indonesian Journal Of Conservation 1, no. 1 (2012): 49–60. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijc/article/download/2064/2178.

Borrong, Robert P. “Ekofeminisme: Isu Penting Bagi Peran Perempuan Berpendidikan Teologi Di Indonesia.” In Bukan Gereja Laki-Laki: Dua Puluh Lima Tahun Perempuan Pendeta Gereja Toraja (1986-2011), edited by Markus Rani. Rantepao: Lolo, 2011.

———. “Kronik Ekoteologi: Berteologi Dalam Konteks Krisis Lingkungan.” Jurnal Stulos 17, no. 2 (2019): 185–212.

Chad Nelson & Robert H. Woods, Jr. “Content Analysis.” In The Routledge Handbook of Research Methods in the Study of Religion, edited by Michael Stausberg and Steven Engler, 1–546, 2013.

Deane-Drummond, Celia. Teologi Dan Ekologi: Buku Pegangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Fahimah, Siti. “Ekofeminisme: Teori Dan Gerakan.” Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 1, no. 1 (2017): 6–19. http://ejournal.iai-tabah.ac.id/index.php/alamtaraok/article/view/220.

Green, Elisabeth E. “The Transmitation of Theology: Ecofeminist Alchemy and the Christian Tradition.” In Ecofeminism and Theology, edited by Elisabeth E Green & Mary Grey. Kampen: Kampen: Kok Pharos, 1994.

Grudem, Wayne. Evangelical Feminism & Biblical Truth. Multnomah Publishers, 2004.

Kolimon, Mery. Misi Pemberdayaan: Perspektif Teologi Feminis. Jakarta: Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2022.

Laholo, Dedi Bili. “Siapa Yang Menjamah Aku?: Menafsir Narasi Lukas 8:43–48 Dengan Pendekatan Poskolonial Feminis.” GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian 6, no. 2 (2021): 179.

McFague, Sallie. Models of God. Philadelphia: Philadelphia: Fortress, 1988.

Ngahu, Silva S Thesalonika. “Mendamaikan Manusia Dengan Alam : Kajian Ekoteologi Kejadian1 : 26-28.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 2 (2020): 77–88.

Patora, Marianus. “Peranan Kekristenan Dalam Menghadapi Masalah Ekologi.” Jurnal Teruna Bhakti 1, no. 2 (2019): 117–127.

Pojman, Louis P. Environmental Ethics: Reading in Theory and Aplication. Boston and London: Jones and Barrlett Publishers, 1994.

Putri, Agustin Soewitomo, Joko Sembodo, and Yusak Sigit Prabowo. “Menilik Prinsip Penatalayanan Manusia Terhadap Alam Berdasarkan Kejadian 1:26-28.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 6, no. 2 (2022): 749–760.

Rahayu, Ruth Indiah. “Praxis Gerakan Feminis Di Indonesia: Dinamika Aksi Politik Dan Produksi Pengetahuan.” Jurnal Perempuan: Untuk Pencerahan dan Kesetaraan 27, no. 2 (2022): 155–166.

Tampubolon, Yohanes Hasiholan, Dreitsohn Franklyn Purba, and Program Studi Teologi. “Kapitalisme Global Sebagai Akar Kerusakan Lingkungan : Kritik Terhadap Etika Lingkungan Global Capitalism as a Root of Environmental Crisis : Criticism of Environmental Ethics.” SOCIETAS DEI: Jurnal Agama dan Masyarakat 09, no. 1 (2022): 84–104.

Titaley, John A. Berada Dari Ada Walau Tak Ada. Semarang: eLsA Press, 2020.

Ulifia, Evi Fita. “Ecofeminism from a Catholic Perspective.” Smaratungga: Jurnal of Education and Buddhist Studies 2, no. 1 (2022): 45–56.

Warren, Karen J. Ecofeminism: Women, Culture, Nature. Indianapolis: Indiana University, 1997.

Wulan, Tyas Retno. “Ekofeminisme Transformatif : Alternatif Kritis.” Sodality: Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia 01, no. 01 (2007): 105–130. http://jurnal.ipb.ac.id/index.php/sodality/article/view/5935.

Yuono, Yusup Rogo. “Etika Lingkungan : Melawan Etika Lingkungan Antroposentris Melalui Interpretasi Teologi Penciptaan Yang Tepat Sebagai Landasan Bagi Pengelolaan-Pelestarian Lingkungan.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (2019): 183–203.

Published

2023-02-18

How to Cite

Kajian Ekofeminisme: Diskursus Ekologis dalam Bingkai Teologi Feminis. (2023). KARDIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 56-66. https://doi.org/10.69932/kardia.v1i1.5