Eksplorasi Perumpamaan Dirham yang Hilang

Refleksi berdasarkan Lensa Pendidikan Agama Kristen

Authors

  • Sarmauli Sarmauli Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Isa Andreyanku Lana Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.69932/kardia.v2i1.17

Keywords:

Perumpamaan Dirham yang Hilang, Nilai-nilai moral dan spiritual, Pendidikan agama Kristen

Abstract

Abstract: This research is motivated by the author's curiosity to explore the contemporary meaning of the content of the parable of the prodigal son in Luke 15:8-10, which has become a topic of discussion in Christianity. This parable illustrates God's love for a lost soul and conveys moral and spiritual messages that are relevant in the context of modern Christian life. The purpose of this research is to explore the meaning of the parable of the lost dirham in the Gospel of Luke in the controversy or phenomenon of contemporary Christianity. The research method in this paper uses a qualitative approach through literature review to explore the moral and spiritual messages contained in this parable and its relevance in contemporary Christian religious education. The findings confirm that the parable emphasizes the infinite love of the Creator for each individual who feels "lost" in his or her journey. More than just a story, the parable reflects God's love and concern for the "lost" soul. Its moral and spiritual message is a strong foundation in modern Christian religious education, encouraging us to appreciate the uniqueness of each soul while spreading the message of love and hope to others.

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan penulis untuk menggali makna terkini dalam muatan perumpamaan tentang 'Dirham yang Hilang' dalam kitab Lukas 15:8-10 menjadi pokok perbincangan dalam ajaran agama Kristen. Perumpamaan ini mengilustrasikan kasih Ilahi terhadap jiwa yang terhilang, serta menyampaikan pesan moral dan spiritual yang relevan dalam konteks kehidupan Kristen modern. Tujuan penelitian ini berupaya untuk menggali makna kembali pada perumpamaan dirham yang hilang dalam kitab Injil Lukas dalam kontestasi ataupun fenomena Kekrisnan saat ini. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui telaah literatur untuk mengeksplorasi pesan moral dan rohani yang terkandung dalam perumpamaan ini dan relevansinya dalam pendidikan agama Kristen masa kini. Hasil temuan menegaskan bahwa perumpamaan ini menyoroti kasih yang tak terbatas dari Sang Pencipta terhadap setiap individu yang merasa 'terhilang' dalam perjalanannya. Lebih daripada sekadar kisah, perumpamaan ini menjadi cermin kasih dan perhatian Ilahi terhadap jiwa yang 'terhilang'. Pesan moral dan spiritualnya menjadi fondasi kuat dalam pendidikan agama Kristen modern, mendorong kita untuk menghargai keunikan setiap jiwa sambil menyebarkan pesan kasih dan harapan kepada sesama.

References

Adiprasetya, Joas. An Imaginative Glimpse: The Trinity and Multiple Religious Participations. Vol. 198. Wipf and Stock Publishers, 2013.

———. “Dua Tangan Allah Merangkul Semesta: Panentheisme Dan Theenpanisme.” Indonesian Journal of Theology 5, no. 1 (2017): 24–41.

Amisani, Enjeli Putri, Nazareth Dealova, Nani Sunarsi, Yosep Anthonius, Vernike Niatda Zebua, Aprianto Wirawan, and Reynhard Malau. “INSIGHTS OF TWO CHURCH DENOMINATIONAL FIGURES ON THE AESTHETICS OF TRIUNE IN HANS URS VON BALTHASAR.” HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis 1, no. 6 (2023): 760–778.

Antone, Hope S. Pendidikan Kristiani Kontekstual. BPK Gunung Mulia, 2010.

Apandie, Chris, and Silvia Rahmelia. “Pendidikan Kewarganegaraan Masa Depan: Learn, Thrive, Serve.” In Seminar Nasional Kewarganegaraan, 2:1–10, 2020.

Apandie, Chris, Silvia Rahmelia, Latupeirissa Risvan, and Nadi Kodun. “Interrelated Values between Bhineka Tunggal Ika and Religious Moderation to Strengthen Pluralism in Indonesia.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 19, no. 1 (2022): 154–164.

Arifin, Vinsensius Rosihan. “Kerahiman Sebagai Intisari Injil Dalam Teologi Walter Kasper Dan Paus Fransiskus.” Jurnal Teologi (Journal of Theology) 6, no. 1 (2017): 1–16.

Bangri, Rensi Arnice. “Yesus Dan Ilmu Logika: Metode Pengajaran Yesus Dalam Menggunakan Ilmu Logika” (2021).

Butarbutar, Rut Debora, and Binsar Jonathan Pakpahan. “Konsep Trinitarian Pneumatologis Sebagai Landasan Teologi Agama-Agama.” Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 7, no. 2 (2021).

Dkk, B B D. Taf. Alk. Injil Lukas. BPK Gunung Mulia, n.d.

Fransisko, Yakub, Yohanes Yappo, Imelda Rosen, Evi Mariani, and Alfonso Munte. “Idealistic Philosophy ('I’) as Thing-in-Itself as Spaceship and Timelessness.” JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora 10, no. 1 (2024): 1–20.

Graves, Thomas H. “Henri Nouwen: Deeply Wounded and Beloved Healer.” Journal of Disability and Religion (2021).

Gultom, Junifrius. “Pneumatologi Amos Yong Dan Refleksi Misiologi (Perspektif Pentakosta/Kharismatik Indonesia).” Jurnal Antusias 2, no. 4 (2013).

Harianto, Gede Panembahan. Pendidikan Agama Kristen Dalam Alkitab Dan Dunia Pendidikan Masa Kini. PBMR ANDI, 2021.

Hattu, Justitia Vox Dei. “Keterkaitan Pendidikan Kristiani Di Sekolah Dan Gereja.” Indonesian Journal of Theology 7, no. 1 (2019).

Henry, M. Matthew Henry’s Concise Commentary on the Bible. Ccel, n.d.

Inriani, Eva. “Gereja Misioner Di Tengah Masyarakat Kalimantan Tengah Indonesia Yang Plural.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 3, no. 2 (2021): 88–106.

Jenkins, Julian. “Hope, Faith and Love: Engaging the Heart in the World of Business.” In Reimagining Christian Education: Cultivating Transformative Approaches, 2018.

Kurniati, Nova, Alfonso Munte, and Nova Lady Simanjuntak. “REFLEKSI FILOSOFIS, MANISFESTATIF BUDAYA KURIKULUM PENDIDIKAN DI KALIMANTAN TENGAH.” Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati 4, no. 1 (2023): 28–41.

Loheni, Resha, Lukas Lukas, Ria Trisiana, Renada Mei Soraya Sitohang, Viarae Natalia, and Rerin Sariani. “Kontribusi Guru Dalam Pembentukan Subjek Disiplin Siswi/A: Narasi Deskriptif SMP Di Kabupaten Barito Timur.” EDUCATION: Scientific Journal of Education 1, no. 1 (2023): 10–28.

Lumbanraja, Daido Tri Sampurna. “The Mindset of Christ As The Foundation of The Church in Building Religious Harmony: An Interpretation of Philippians 2: 5.” Dialog 44, no. 1 (2021): 67–74.

Malau, Reynhard. “Implikasi Pendidikan Kristen Dalam Keluarga Menurut Efesus 6: 1-4 Pada Masa Pandemi Covid-19.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2021): 54–68.

———. “MERAYAKAN NASIONALISASI HOSPITALITAS MELALUI PENGHIDUPAN CROSS-SIPLISITAS UMAT PENTAKOSTAL MASA KINI.” Diegesis: Jurnal Teologi 8, no. 2 (2023): 169–189.

Malau, Reynhard, Nia Olivia, Brando Franswilli Malau, Yohanes Yappo, Yesyurun Munthe, and Imanuel Ezra. “Non-Digital Storytelling and Reading Experiences.” Eduscape: Journal of Education Insight 2, no. 1 (2024): 48–65.

Manuputty, Ricko Jordan, Penti Penti, Meti Agustina, Nanda Anjelia, and Rinie Rinie. “Availability of Facilities Supports Education Across All School Levels: Case Study of SDN 1 Sabaru.” Journal of Instructional and Development Researches 3, no. 3 (2023): 86–100.

Mayuni, Ilza, Eva Leiliyanti, Noni Agustina, and Billy Antoro. “The Praxis of Literacy Movement in Indonesian Context.” KnE Social Sciences (2020).

Munte, Alfonso. “Contemporary Ecopedagogical-Political Dialectics Based on Paulo Freire’s Philosophy in Palangka Raya, Indonesia.” Journal of Education for Sustainability and Diversity 1, no. 1 (2022): 1–17.

———. “Historikal–Praksis Pendidikan Agama Kristen Dan Filsafat Yunani Klasik.” MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2023): 130–148.

———. “Kehadiran Linguistik, Falogosentris Dan Pendidikan Kristen Dalam Percakapan Filosofi Luce Irigaray.” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan 21, no. 3 (2023): 301–314.

Ndona, Yakobus, Liber Siagian, and Sampitmo Habeahan. “Pedagogi Yesus Dalam Perspektif Progresifisme Pendidikan.” Jurnal Christian Humaniora 5, no. 01 (2021): 25–46.

Octaviana, Angelika Amanda, Santia Oktaviani, Paulina Gresia, Linta Linta, Lien Meilan, Yumi Yumi, Yola Pradita, and Yesyurun Munthe. “LONELINES: BETWEEN DILEMMA AND RENUNCIATION.” Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal 3, no. 6 (2023): 404–423.

Olla, Paulinus Yan. “Wartasukacita Dan Belas Kasih Bagi Kaum Miskin (Landasan-Landasan Spiritual Keberpihakan Gereja Pada Kaum Miskin Dalam Eg Dan Mv).” Seri Filsafat Teologi 25, no. 24 (2015): 380–392.

Pakpahan, Binsar Jonathan. “Mencari Definisi Kehadiran Antar-Subjek Yang Bermakna Di Ruang Digital.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 4, no. 1 (2021).

Pareira, Berthold Anton. “Sahabat-Sahabat Tuhan Yesus Suatu Renungan Teologi Biblis.” Seri Filsafat Teologi 30, no. 29 (2020): 183–189.

Pengky, Pengky, Octavia Octavia, Natali Seruyanti, Endri Endri, and Yesyurun Munthe. “Fluktuasi Pembelajaran-Peziarahan-Profesionalitas-Kode Etik Guru Di Indonesia.” Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar 2, no. 1 (2023): 60–75.

Peryanto, Peryanto, Ezra Chrystiani, and Alfonso Munte. “Managing Conflict:[“I-Thou"] Theosophy and Counseling.” In National Conference on Educational Science and Counselling, 3:1–24, 2023.

Pramana, Agung, Yohanes Yappo, and Yesyurun Munthe. “Afectual Management: Confidence Build-Up, Technological Barriers and Compassionate Solidarities.” The Eastasouth Journal of Learning and Educations 1, no. 3 (2023): 97–115.

Prasetiawati, Prasetiawati. “Christian Religious Education, Null Curriculum, Learning Strategies, and Inclusiveness in Indonesia.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama 14, no. 1 (2022): 207–224.

Purwoto, Paulus, Hardi Budiyana, and Yonatan Alex Arifianto. “Landasan Teologis Pendidikan Kristen Dalam Perjanjian Baru Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Kristen Masa Kini.” DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan 3, no. 1 (2020): 34–48.

Putri, Yulia, Rahel Gloria Merlinda Suriani, Yohana Sefle, and Alfonso Munte. “Miroslav Volf’s Theosophy and Charitable Social Living.” Athena: Journal of Social, Culture and Society 1, no. 4 (2023): 219–231.

Rahmelia, Silvia, and Chris Apandie. “Civic Virtue Dalam Pendidikan Kristen Guna Memperkuat Etika Digital Di Era 4.0.” Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2023): 69–86.

Richards, Lawrence O. New International Encyclopedia of Bible Words. Zondervan, 2016.

Rijali, Ahmad. “Analisis Data Kualitatif.” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 17, no. 33 (2019): 81–95.

Samuel, R, Jeni Utary, Dia Mirsa, and Yesyurun Munthe. “PEMIKIRAN EMMANUEL LEVINAS" I-SELF (MOI-SOI), NAUSEA" DAN EGOIK TEKNOLOGI PENDIDIKAN.” INOVASI: Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan 2, no. 1 (2023): 12–26.

Sarmauli, M Th. “Preaching and Tolerance Amongst Religion: An Analyses From Homiletic Perspective.” International Journal on Integrated Education 1, no. 1 (n.d.): 1–9.

Sasongko, Nindyo. “Angling the Trinity from the Margin of Power: Vernacular Trinitarian Theology in Hadewijch of Brabant and Feminist Theology.” Feminist Theology 26, no. 2 (2018).

Simanjuntak, Fredy, Alexander Djuang Papay, Ardianto Lahagu, Rita Evimalinda, and Yusak Hentrias Ferry. “Refleksi Konseptual Misi Yesus Melalui Keramahan Gereja Di Indonesia.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 7, no. 2 (2021): 259–274.

Sitanggang, Asigor Parongna. “Baker, David L. Kekayaan Dan Kemiskinan: Menelusuri Hukum Perjanjian Lama. Jakarta: Penerbit Bina Kasih, 2018, 286 Hlm., ISBN: 978-602-1006-47-4.” Theologia in Loco 2, no. 1 (2020).

———. The Passivum Divinum in the Gospel of Mark. wvb Wissenschaftlicher Verlag Berlin, 2017.

Sukendar, Yohanes. “Pengampunan Menurut Kitab Suci Perjanjian Baru.” SAPA-Jurnal Kateketik Dan Pastoral 2, no. 2 (2017): 24–39.

Sumiati, Sumiati, and Reni Triposa. “Prinsip Guru Pendidikan Agama Kristen Memotivasi Belajar Peserta Didik Dalam Perspektif Alkitab.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2021): 69–84.

Sunarko, Adrianus. “Refleksi Teologi Modern Tentang Yesus Kristus Penyelamat.” DISKURSUS-JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA 10, no. 2 (2011): 239–260.

Surya, Agus, and Setinawati Setinawati. “Pemikiran Diskursif Amanat Agung Injil Matius 28: 18-20.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 7, no. 1 (2021): 42–52.

Susanto, Adri, Sarah Priskila Eksely, Eko Julianto Krismanuel R Bumen, Yuli Handriani, Alfonso Munte, and Sanasintani Sanasintani. “Pemberdayaan Modul Pengajaran Pendidikan Agama Kristen Dan Kapasitas Diri Melalui Praktik Pengalaman Lapangan.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin 2, no. 2 (2024): 158–172.

Telhalia, M Th. Riwayat Hidup Paulus: Sosiologi Dialektika Teologi-Etis Menurut Surat Roma. An1mage, 2017.

Tirayoh, Marlon Christian, Jeni Kistisia, Maya Permata Sinta, Sella Vinisya, Aprianto Wirawan, and Alfonso Munte. “Rethinking Juan Luis Segundo: Phenomenological Philosophy, Existentialism and Liberation Theology.” Jurnal Pendidikan West Science 1, no. 10 (2023): 605–621.

Trisiana, Ria, Alfonso Munte, Christine Akuilla Betaubun, and Reynhard Malau. “Perlukah Filsafat Ber-Lokalitas-Naratif Di Sekolah Dasar?: Membingkai Sekat Pengasuhan Guru.” Madako Elementary School 2, no. 1 (2023): 1–21.

Ulahayanan, Tino. Gereja Di Atas Batu Karang. Gramedia pustaka utama, 2019.

Umar, Husen. “Metode Penelitian Kuantitatif.” Alfabeta, Jakarta (2003).

Vlk, Mirko. “On Freedom of Conscience and the Public Character of Religion from the Perspective of Contemporary Political Theology.” Obnovljeni Zivot 77, no. 3 (2022).

Webber, Robert. Ancient-Future Worship : Proclaiming and Enacting God’s Narrative. Ancient-Future Series, 2008.

Downloads

Published

2024-02-23

How to Cite

Eksplorasi Perumpamaan Dirham yang Hilang: Refleksi berdasarkan Lensa Pendidikan Agama Kristen . (2024). KARDIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 1-16. https://doi.org/10.69932/kardia.v2i1.17